Rabu, 23 Maret 2016

PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK USIA DINI ITU PENTING

Pendidikan menjadi masalah utama yang harus diperhatikan. Pendidkan juga merupakan aset bagi kemajuan suatau bangsa. Oleh karena itu semua wagra negara harusa dan wajib mengikuti jenjang pendidikan baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah maupun perguruan tinggi.
Dalam masalah pendidikan, seoarang anak dari lahir membutuhkan pelayanan yang tepat utuk memenuhi kebutuhan pendidikannya, serta untuk mengetahui karakteristik anak dalam pertubuhan dan perkembangannya untuk menyesuaikan diri dalam proses pembelajarannya.
Pendidikn anak usia dini (PAUD) merupakan pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang bertujuan untuk membina anak sejak lahir sampai berusia enam tahun yang dilakukan dengan pemberian rangsangan pendidikan untuk pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak agar memiliki kesiapan memasuki pendidikan lebih lanjut.
Pendidikan usia dini yang diberikan orang tua kepada anak merupakan persiapan kematangan anak dalam menghadapi masa perkembangan yang akan datang. Akan tetapi, masih banayak abanyak oarang tua yang tidak mengatahui pentingnya pendidikan bagi anak usia dini, terutama didaeah-daerah yang terpencil. Padahal hasil penelitian mengatakan 50% kapabilitas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak nerusia 4 tahun. Dan ketikaanak memasuki usia 8 tahun, sekitar 80% jaringnan otak anak mengalami perkembanagan dan mancapai puncaknya ketika berusia 18 tahun.
Tujuan utama diperlukannya pendidikan anak usia dini adalah untuk membentuk anak yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangan sehingga anak memiliki kesiapan optimal untuk menghadapi jenjang pemdidikan selanjtnya dan kesiapan untuk megarungi kehidupan dimasa dewasa.
Oleh sebab itu, pendidikan anak usia dini jangan dianggap sebagai seseuatu yang tidak perlu. Karena perkembangan dan pertumbuhan anak yang pertama kalinya adalah saat anak memasuki pendidikan yang diberika oleh orang tua sejak anak baru lahir sampai berusia enam tahu.
Sumber :

DAPATKAH KEMISKINAN TERATASI??

Kemiskinan merupakan masalah yang ditandai oleh berbagai hal yaitu rendahnya kualitas hidup penduduk, keterbatasan dan kecukupan mutu pangan, rendahnya mutu pelayanan kesehatan, dan rendahnya mutu pendidikan.
Di Indonesia sendiri masalah kemiskinan menjadi masalah yang paling utama yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan. Pada tahun 2015 lalu penduduk miskin diperkirakan mencapai 30.25 juta jiwa atau sekitar 12.25 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Hal ini terlihat jelas bahwa angka kemiskinan di Indonesia masih terbilang besar dibandingkan dengan negara-negara disekitarnya. Jika dibandingkan dengan tahun 2014, jumlah penduduk miskin meningkat satu persen atau sekitar 1.9 juta jiwa. Menurut data dari BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2014 jumlah penduduk miskin mencapai 11.25 persen atau 28.28 juta jiwa.
Permasalah kemiskinan merupakan problematika kemanusian yang sampai saat ini menjadi isu sentral di Indonesia. Karena lebih dari 110 juta jiwa penduduk Indonesia hidup dengan penghasilan yang kurang dari US$ 2 per hari.
Masalah kemiskinan itu sendiri terjadi dikarenakan berbagai faktor diantaranya, naik turunnya harga BBM, terjadinya inflasi, harga dolar yang meningkat. Secara menyeluruh tingkat kualitas manusia Indonesia relatif rendah jika dibandingkan dengan kulitas manusia di negara-negara lain di dunia.
Adapun upaya-upaya jangka pendek yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan yaitu:
1.      Perluasan kesempatan kerja, yang dilakukan dengan bantuan dana stimulasi untuk modal usaha, meningkatkan investsi dan pelatihan keterampilan tenga kerja.
2.      Adanya program sekolah geratis 9 tahun, termasuk tunjangan bagi siswa yang kyrang mampu.
3.      Jaminan kesehatan gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit tingkat 3
4.      Pembangunan sarana-sarana irigasi, air bersih dan sinitasi di daerah-daeraah yang kekurangan air bersih. Pembanguan jalan, jembatan dan dermaga di daerah-daerah tertinggal.
Sumber :